Postingan

Menampilkan postingan dengan label Ki Hadjar Hardjo Oetomo

Saya Nangis Kalau SH Terate Pecah

(Wawancara Khusus Dengan Mas Madji Bagian 5 dari 7 Tulisan) Saya nangis nek SH Terate ngrepek jabatan . Saya nangis nek SH Terate tukaran, apalagi sampai pecah belah.Pengakuan itu diuangkap Kag Mas KRH.H.Tarmadji Bodi Harsono Adinagoro,SE, saat wawancara khusus dengan penulis di akhir kehidupannya. Ungkapan perasaan terdalam dari jiwa Mas Madji itu, rasanya tak berlebihan. Pasalnya, di akhir-ahir kehidupannya, ada tengara mulai sering terjadi gesekan antaranggota dan warga. Penyulutnya, bukan perbedaan pendapat soal keilmuan, akan tetapi sudah masuk ke domain kepentingan pribadi. Gesekan antaranggota dan warga tersebut kian kentara jelang pemilu atau jelang pesta demokrasi lain, seperti pilpres, pilgub, pilbup, bahkan yang lebih tajam lagi terjadi saat menjelang pemilihan kepala desa di desa-desa "gudangnya" warga SH Terate. Untuk menhindari dilema tersebut, beliau meminta warga Keluarga Besar SH Terate kembali ke jati diri. Beriku uangkapan Mas Madji."Saatnya kini...

Baca Surat Yasin Setroke Sembuh

Saya jatuh sakit itu tahun sembilan puluh delapan, pandangan mata saya kabur. Sampai-sampai tembok saya tabrak, karena tak anggep dalan (saya anggap jalan). Tahun dua ribu tujuh akhir saya jatuh sakit lagi. Saya slento (saraf motorik tidak bekerja optimal, pen) wong ngalor pundake neng kidul (inginnya berjalan ke utara tapi bahu bergerak ke selatan,pen). Saya harus sembuh. Bangun kau Tarmadji (Ketua Umum bicara pada diri sendiri). Kalau ketua umum meninggal itu gantinya siapa? Kumpul daya prakasa. Kumpulo! Allhamdulilah, saya kembali sehat. Saya tidak mau sakit yang ketiga kalinya. Karena tidak mau yang ketiga kalinya, saya mulai masuk kapanditan. Masuk kapanditan itu tidak menjadi(tidak serta merta jadi) pandita. Mulai masuk. (Sebab) sekarang tarifnya pandita itu lain (syarat jadi pandita, sudah berubah sesuai dengan tantangan yang harus dihadapi). Jadi pomo(jika) kehidupan dari awal sampai jadi orang SHT ini ibaratnya almarhum (Mas Imam) mendidik saya,(Mas Madji diam beberapa saat,...

Alhamdulillah Allah Sembuhkan Sroke Saya Dengan Ilmu SH

Gambar
Ini fakta. Bukan cuma life story. Sembilan hari jatuh stroke, nyaris tak bisa beraktivitas apa pun, bisa sembuh dan sehat seperti sedia kala. Jelas, pengalaman nyata ini seribu satu. Dan salah satu warga yang menerima barokah itu adalah Hadi Sumoerjo. Tokoh SH Terate yang kini masih aktif memegang posisi sebagai Bendahara SH Terate DKP Madiun. “Kalau Allah tidak menolong saya, barangkali sampai saat ini saya hanya bisa duduk di kursi roda,” ujar Hadi Soemarjo, mengawali penggalan kisah hidupnya. Betapa tidak, sembilan hari jatuh sakit dan dinyatakan stroke, warga SH Terate pengesahan tahun 1982 itu, kembali segar bugar. Peristiwa menggetarkan itu, terjadi tahun 2004. Barangkali lantaran kecapean, hari itu, mendadak ia jatuh sakit. Semua persendian di raganya ngilu dan tak bisa digerakkan. Dokter menyatakan, Mas Marjo, demikian panggilan akrabnya, stroke. Keluarga pun was-was. Mas Marjo apalagi. Bahkan, sembilan hari stroke bagai ular raksasa melilit semua persendiannya. Lumpuh dia. “...

Sekilas Tentang SH Terate (1)

Gambar
A. Periode Perintisan Dalam kilas perjalanan sejarah, Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) merupakan sebuah organisasi ‘’Persaudaraan’’ yang bertujuan membentuk manusia berbudi luhur tahu benar dan salah dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa dalam jalinan persaudaraan kekal abadi. Organisasi ini didirikan pada tahun 1922 oleh Ki Hadjar Hardjo Oetomo di Desa Pilangbango, Madiun. Ki Hadjar Hardjo Oetomo adalah siswa kinasih dari Ki Ageng Soerodiwirjo (pendiri aliran pencak silat Setia Hati atai dikenal sebagai aliran SH). Ki Hadjar tercatat sebagai pejuang perintis kemerdekaan Republik Indonesia. Desa Pilangbango pada era pemerintahan Kolonial Belanda merupakan sebuah desa yang berada di wilayah Kecamatan Wungu, Madiun (sekarang Desa Pilangbango berubah status menjadi kelurahan, masuk wilayah Kecamatan Kartoharjo, Kota Madiun). Hasil penelusuran dan olah data yang dilakukan Andi Casiyem Sudin, menunjukkan, perguruan pencak silat yang didirikan Ki Hadjar awal mulanya hanya berupa tem...

Gerak Langkah Pendekar Pilangbangau

(Catatan ringkas Perjalanan Hidup Ki Hadjar Hardjo Oetomo, Pendiri SH Terate) Tulisan ini saya, Andi Casiyem Sudin alias Andi Cs Kisbandiyo, buat dari hasil wawancara khusus saya dengan Bapak Harsono (sekarang alm), putra Ki Hadjar Hardjo Oetomo) Manusia dapat dihancurkan, manusia dapat dimatikan, akan tetapi manusia tidak dapat dikalahkan, selama manusia itu setia pada hatinya, atau ber-SH pada dirinya sendiri Falsafah Persaudaraan Setia Hati Terate itu ternyata sampai sekarang tetap bergaung dan berhasil melambungkan PSHT sebagai sebuah organisasi yang berpangkal pada "persaudaraan" yang kekal dan abadi. Adalah Ki Hadjar Hardjo Oetomo, lelaki kelahiran Madiun pada tahun 1890. Karena ketekunannya mengabdi pada gurunya, yakni Ki Ngabehi Soerodiwiryo, terakhir ia pun mendapatkan kasih berlebih dan berhasil menguasai hampir seluruh ilmu sang guru hingga ia berhak menyandang predikat pendekar tingkat III dalam tataran ilmu Setia Hati (SH). Itu terjadi di desa Winongo saat bangsa...